Apple Akan Naikan Harga App Store di Beberapa Negara

ios app store

Apple diberitakan baru saja mengirimkan email secara langsung kepada para pengembang aplikasinya di seluruh dunia. Isi dari email tersebut sedikit mengejutkan pasalnya perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut berencana akan segera menaikan harga serta memperkenalkan sistem baru tiering harga di beberapa negara. Spesial untuk empat negara yakni Meksiko, Afrika Selatan, Korea Selatan dan Turki, Apple akan segera memberlakukan tarif baru untuk Apps Store dalam 36 jam kedepan.

Apple mengungkapkan alasannya dalam mengeluarkan kebijakan ini dikarenakan perubahan nilai pajak dibeberapa negara serta melemahnya nilai tukar mata uang terhadap dolar Amerika.

Korea Selatan contohnya, negeri asal girlband SNSD tersebut pemerintahnya telah memberlakukan penambahan pajak sebesar 10% (PPN) tak terkecuali untuk penjualan App Store. Dalam ketentuan yang diberitakan oleh GSM Arena, Apple hanya akan memberlalukan kenaikan sebesar 10% bagi developer yang berasal dari Korea Selatan sementara untuk developer yang berasal dari luar Korea Apple berjanji akan menanggung pajak sebesar 10% tersebut.

Selain itu Apple juga akan memberlakukan sistem harga baru dibeberapa negara dikarenakan lemahnya nilai mata uang negara tersebut. Untuk pertama kali sistem tersebut akan diterapkan pada Afrika Selatan, meksiko, serta Turki. Dengan sistem baru tersebut pelanggan yang telah menggunakan fitur langganan perpanjang otomatis perlu untuk melakukan langganan secara manual untuk menyesuaikan perubahan harga. Pelangan akan diberitahu oleh Apple melalui email tentang harga baru serta informasi untuk mengaktifkan kembali fitur berlangganan mereka.

Situasi akan sedikit berbeda di Meksiko, di negara tersebut Apple menjamin fitur langganan perpanjang otomatis tidak akan terganggu. Untuk Meksiko Apple hanya akan mengirimkan email tentang informasi perubahan harga yang akan berlaku dalam waktu dekat.

Selain itu Apple juga akan menerapkan sistem tiering harga baru dengan membuat tingkatan harga A dan B. Sistem ini rencananya akan segera diterapkan untuk Turki, Meksiko, Afrika Selatan, Rusia, India, serta Indonesia. Dengan sistem tingkatan ini para pengembang aplikasi dapat memilih tingkatan harga yang akan digunakan untuk aplikasinya baik itu opsi A atau B, seperti yang sudah diterapkan di pasar Cina.

Tinggalkan komentar

Silakan tinggalkan komentarmu di bawah, jangan lupa untuk mengisi Nama & Email